Aplikasi lokal yang berupa game hingga informasi pelayanan publik itu telah diunduh 2,5 juta kali per pekan di seluruh dunia.
- Tim WowKeren
- Jumat, 27 April 2012 - 10:16 WIB
WowKeren - Nokia Indonesia kembali merangkul pengembang aplikasi (developer) lokal untuk membuat aplikasi di platform Nokia. Tercatatat kini ada 3 ribu aplikasi buatan developer lokal yang bisa diunduh di Nokia Store.
Narenda Wicaksono, Developer Manager Nokia South East Asia, mengungkapkan bahwa aplikasi lokal tersebut diunduh 2,5 juta kali per pekan dari seluruh dunia. Konten aplikasi itu disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Ada developer yang membuat game dengan unsur kebudayaan lokal, sampai aplikasi untuk pelayanan publik di kotanya masing-masing.
Nokia berkomitmen untuk terus mempromosikan developer Indonesia dengan berbagai kompetisi dan pemasaran. Sejauh ini sudah ada 12 ribu developer dari 50 universitas yang telah bekerja sama dengannya. Sambutan dari kampus di berbagai kota juga sangat luar biasa.
"Kami ingin developer lokal bersaing di level international," kata Narenda dalam acara Nokia Developer Program, Jakarta, Kamis (26/4). "Kami ingin kesuksesan Rovio juga bisa ditiru oleh developer Indonesia. Kami ingin menghasilkan the next Angry Birds dari Indonesia."
Untuk aplikasi berbayar, pembagian keuntungannya adalah 30 persen untuk Nokia dan 70 persen untuk developer. Sedangkan sistem pembayaran aplikasi itu, Nokia menyediakan sistem operator billing dari Telkomsel, XL dan Indosat. Sehingga pulsa pengguna akan langsung terpotong saat mengunduh aplikasi.
(wk/)