Pengalaman mengesalkan Rio ketika ditilang polisi lalu lintas meski dia merasa tidak salah jalan.
- Tim WowKeren
- Minggu, 06 Mei 2012 - 17:37 WIB
WowKeren - Sebagai aktor, ternyata Rio Dewanto pernah merasakan arogansi aparat di jalanan, tapi bukan dari oknum TNI seperti �Koboy Palmerah� yang videonya kini marak tersebar di Youtube, namun justru dari oknum polisi.
Berlindung di balik seragamnya, aparat tersebut justru melakukan tindakan tak terpuji dengan menyalahkan pengguna jalan yang sebenarnya sudah santun berkendara. Rio Dewanto ditilang seenaknya oleh polisi yang cari-cari kesalahan.
"Saya pernah ditilang di Kuningan. Menurut saya saat itu tidak perlu ditilang karena dari Gatot Soebroto kan bisa langsung belok kiri. Kalau saat itu nggak sama Atiqah, saya turun dan minta balikin STNK saya," ujarnya kepada WowKeren.com usai jumpa pers Timberland Watches di Central Park, Jakarta Barat, Sabtu (5/5).
Kontan saja bintang film "Modus Anomali" itu kesal berat, karena merasa sudah benar langsung belok. Apalagi Rio melihat ada rambu yang memperbolehkan pengendara bisa langsung berbelok tanpa harus menunggu lampu hijau.
"Kan sudah ada rambu boleh belok, masa harus ikutin lampu merah dulu? Apaan itu. Menurut saya sudah gila. Polisi nggak benar. Saya kalau ngomongin hal itu jadi kesal," imbuhnya.
Rasa kesal Rio makin bertambah ketika belakangan ia mendengar kasus �Koboy Palmerah". Karenanya pria yang badannya dipenuhi tatto ini berharap, aksi aparat yang arogan harus dihukum sesuai aturan yang ada. Termasuk sang "Koboy Palmerah". "Nggak bisa minta maaf, harus kena hukuman. Kalau minta maaf saya juga bisa. Saya memukul mas dan minta maaf. Jadi minta maaf saja tidak cukup," pungkasnya.
(wk/)