CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyo, menghimbau agar para pemain terutama di ISL membicarakan masalah intern dengan klub masing-masing.
- Tim WowKeren
- Rabu, 30 Mei 2012 - 15:09 WIB
WowKeren - CEO PT Liga Indonesia (penyelenggara Indonesia Super League), Joko Driyono, meminta agar para pemain tak bertindak gegabah. Ia tak setuju dengan ajakan mogok yang diungkap Presiden dan Wakil Presiden Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI), Ponaryo Astaman serta Bambang Pamungkas.
"Saya berharap agar para pemain tidak berlebihan meresponnya," kata Joko saat di Jakarta, Rabu (30/5). "Saya anggap pemain dan klub adalah kelompok yang terpisah. Jadi perlu dibicarakan secara seksama mengenai masalah ini."
"Nanti hak-hak pemain pasti akan dipenuhi," janji Joko. "Tapi sesuai dengan kemampuan klub."
Rencana mogok itu diungkap Senin (29/5) dalam pertemuan APPI dengan para pemain ISL-IPL. Ponaryo cs memberikan tenggat 7 Juni agar 13 klub seperti Sriwijaya FC (ISL), Persija (IPL), Persema (IPL), Persibo Bojonegoro (IPL) dan PSMS Medan (ISL) segera melunasi pembayaran gaji pemain. Mereka juga menuntut adanya peleburan kompetisi sehingga tak perlu mendapat sanksi dari FIFA, 15 Juni nanti.
(wk/)