Cindy ingin menempuh jalur hukum karena dirinya sempat sakit parah karena RSPI mendiagnosanya sakit infeksi usus padahal menderita infeksi kandungan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 06 September 2012 - 14:49 WIB
WowKeren - Cindy Claudia Harahap mengaku telah menjadi korban malpraktek Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan. Hal ini bermula ketika pemilik album "Aku Sayang Kamu" ini memeriksakan diri ke RSPI yang salah mendiagnosanya sakit infeksi usus dan harus dioperasi, Juni lalu.
"Saya nggak sadar saat itu. Usus saya dikeluarkan dan dibersihkan. Saya 40 hari dirawat dan sudah hampir mati," ujar Cindy di Jeruk Purut, Jakarta Selatan, baru-baru ini. "Karena nggak membaik malah makin parah, saya ke dokter Pluit. Tapi pihak dokter nggak berani karena sudah dibuka RSPI. Akhirnya saya ke Singapura. Dua jam di sana sudah ketahuan saya sakit apa yaitu infeksi kandungan."
Akibat peristiwa itu, Cindy dan suaminya, Thoriq Eben Mahmud, mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum. "Karena mereka (RSPI) main-main dengan nyawa saya. Saya enggak tahu suami akan menindaklanjuti. Saya kira perlu dikasih pelajaran, karena main-main dengan nyawa," ujar Cindy.
Putri penyanyi senior Rinto Harahap itu ingin memberi pelajaran pada RSPI karena hingga saat ini infeksi akibat salah operasi itu masih belum sembuh. "Bekas operasi perut saya itu infeksi juga. Jadi itu dulu yang disembuhkan, dan baru menyembuhkan kandungan saya," lanjut bintang "Arisan! (The Series)" itu.
(wk/)