Pengacara Elza Syarief menganggap pihak korban dan orang-orang terkait sengaja menjebak Diego agar terlibat kasus pemukulan dan masuk penjara.
- Tim WowKeren
- Senin, 19 November 2012 - 09:04 WIB
WowKeren - Kuasa hukum Diego Michiels, Elza Syarief, menduga kalau kasus pemukulan 8 November yang membuat Mef Paripurna babak belur itu berbau rekayasa agar pacar Nikita Willy itu dicoret dari timnas. Pasalnya sebelum tanggal kejadian, Mef alias Meff berkicau via akun Twitter @meffly dengan nada intimidatif pada Diego.
"Masalahnya kita punya bukti kuat yang mana yang bersangkutan membuktikan ada rekayasa supaya Diego tidak ikut timnas. Karena terbukti dari Twitter Meff, dirinya sudah mengancam diego pada tanggal 7 November, padahal kejadian pemukulan tanggal 8 November," kata Elza, Minggu (18 November). "Kalau dibaca dari tweet-nya, sepertinya sudah ada konspirasi antara Mef dengan orang-orang terkait untuk sengaja menjebak Diego. Ini kan aneh sekali, bagaimana dia bisa tahu kalau Diego akan masuk penjara nanti?"
Sayangnya ketika dicek, tak ada tweet yang dimaksud oleh Elza. Pengacara Mef, Putri Deyesi Rizki, pun menanggapi santai tuduhan itu.
"Silahkan buktikan saja," sahut Putri. "Kalau buktinya soal Twitter kan ada pakar IT dan UU IT jadi kita sih positif aja. Serahkan aja ke pihak kepolisian."
Bahkan Putri menilai kalau tim Diego sering mencari-cari masalah. "Kita enjoy dan santai. Saya sudah bilang ke pengacara Diego untuk jangan dipancing-pancing. Karena apa sih yang nggak bisa diselesaikan di negara kita ini. Jadi jangan selalu diperkeruh," sahutnya.
(wk/)