Film yang rencananya akan dibagi menjadi dua bagian itu akan dirilis pada Desember 2013 dan Maret 2014.
- Tim WowKeren
- Jumat, 28 Desember 2012 - 14:10 WIB
WowKeren - Sosok Nike Ardilla sebagai salah satu penyanyi legendaris Indonesia sangat melekat di mata penggemarnya. Kini kisah hidup pelantun hits "Panggung Sandiwara" akan dituangkan ke dalam film. Rencananya, film biopik Nike ini akan dijadikan dua bagian yakni "Nike, Bintang Kehidupan" dan "Nike, Seberkas Sinar".
Tak tanggung-tanggung, produser telah menyiapkan dana sebesar Rp 25 miliar untuk mewujudkan film biopik Nike Ardilla ini. "Untuk film ini menelan biaya sebesar Rp 25 miliar karena sudah termasuk promosi film dan audisi per kota sampai per negara. Produksi yang kami lakukan juga enggak akan setengah-setengah karena yang kita angkat ini orang yang udah meninggal lho," ujar produser Doddy Suhendar.
Rencananya, kedua film itu akan dirilis di tahun yang berbeda. "Nike, Bintang Kehidupan" akan diluncurkan bertepatan dengan peringatan hari lahirnya yakni pada 27 Desember 2013. Sedangkan "Nike, Seberkas Sinar" dirilis untuk memperingati kematian Nike pada 19 Maret 2014.
"Yang pertama 27 Desember 2013 itu 'Nike, Bintang Kehidupan' sebagai perayaan hari kelahirannya," tambahnya. "Lalu 19 Maret 2014 itu 'Nike, Seberkas Sinar' untuk mengenang hari kematiannya."
Film tersebut akan menceritakan tentang seorang wartawan yang selalu menulis berita Nike mulai dari debut hingga meninggal dunia. Belakangan diketahui ternyata wartawan tersebut mencintai Nike. Audisi untuk pemeran film ini akan dilakukan di 10 kota di Indonesia dan sejumlah negara termasuk Australia, Hongkong dan Belanda.
Walau proses produksi film ini tengah disiapkan namun keluarga Nike Ardilla mengaku belum memberikan ijin. "Kemarin ada yang minta izin dibuatkan film, tapi nggak tahu kelanjutannya. Saya belum tahu kalau filmnya akan dibuat. Mami belum lihat, belum ada yang minta izin," ujar Nining Ningsirat, ibu dari Nike Ardilla.
Meskipun begitu, Nining mengaku tak keberatan jika kisah hidup putrinya dibuat film asalkan sesuai dengan kejadian yang sebenarnya. "Kalau mami mah setuju-setuju saja, habis penggemar yang meminta sih. Seandainya mau bikin film, ceritanya kemana, kedalamannya ceritanya seperti apa. Jangan asal-asalan. Mami mah pengen dibikin sesuai kejadian saja," pungkasnya.
(wk/)