Lita menilai Eza hanya berakting saat menggelar jumpa pers beberapa waktu lalu.
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 Januari 2013 - 21:08 WIB
WowKeren - Sikap Eza Gionino saat menggelar jumpa pers untuk menjawab tuduhan mantan kekasihnya, Ardina Rasti, dinilai hanya akting bagi sebagian orang. Salah satunya dikemukakan oleh Lita Gading, seorang personaly reader yang menganalisis apa yang dipertontonkan Eza saat jumpa pers.
Menurut Lita, Eza hanyalah berakting saat jumpa pers itu. Menurutnya, karakter seorang yang memiliki kecenderungan psikopat dapat dilihat secara kasat mata. Bila melakukan tindakan kekerasan dia seolah tidak merasa bersalah atau innocence. Wajah pelaku tidak menunjukkan perasaan bersalah, bahkan masih bisa berakting.
"Secara kasat dengan aktingnya dia nangis. Saya lihat nggak ada ketulusan," kata Lita, Selasa, 15 Januari. "Saya juga pelajari gerak tubuh tapi harus diteliti lagi. Saya harus pelajari dari kasusnya."
Eza bahkan dinilai memiliki kecenderungan sebagai seorang psikopat. Namun untuk melihat hal tersebut harus dikaji secara klinis lebih mendalam.
"Ada kecenderungan psikopat tapi mesti ada visum dari perempuannya," kata Lita. "Karena saya nggak lihat dari dua belah pihak tapi dari pemberitaan. Nah, dengan visum bisa menunjukkan ke arah sana."
"Justru hati-hati. Wajah innocence bahaya. Tetapi memang ini harus dikaji secara klinis lagi," pungkasnya. "Namun kecenderungan mengarah ke psikopat jika benar sesuai bukti."
(wk/)