Menurut Chef Degan, kali ini 60 persen peserta akan memasak makanan Indonesia, dan 40 persen makanan Barat.
- Tim WowKeren
- Selasa, 30 April 2013 - 23:27 WIB
WowKeren - Menjadi satu-satunya juri utama di "MasterChef Indonesia 3", Chef Master Degan ingin tantangan memasak bagi para peserta memiliki nilai lebih dari yang sebelumnya. Kali ini dirinya ingin seluruh peserta bisa terampil memasak masakan Indonesia.
"Saya ingin baik para pesertanya yang ikut dan para penonton yang dirumah bisa lebih pandai memasak makanan Indonesia ketimbang masakan Barat," ungkap Chef Degan saat dijumpai di Preskon 'MasterChef Indonesia 3' di Jakarta Selatan, Selasa, 30 April. "Jadi untuk sesi 'MasterChef' yang ketiga ini porsi masakan Indonesia adalah enam puluh persen. Sedangkan sisanya empat puluh persen adalah masakan barat."
Chef yang telah malang melintang di dunia kuliner selama lebih dari 30 tahun ini menjelaskan bahwa masakan Indonesia justru lebih sulit ketimbang masakan Barat. Oleh sebab itu ini akan menjadi sebuah tantangan tersendiri untuk para peserta bisa menjadi yang terbaik di galeri "MasterChef".
"Sebenarnya yang dicari dari para juri dari setiap peserta itu sangat mudah," lanjutnya. "Tampil menjadi peserta yang terbaik dengan hasil masakan yang simpel dengan tampilan yang menarik dan begitu kita cicipin rasanya, rasa masakan Indonesianya ada dan tidak hilang."
Tidak hanya tingkat kesulitan yang tinggi yang harus bisa dikuasai oleh seluruh peserta "MasterChef 3" untuk bertahan hingga babak final. Akan tetapi pemilik nama lengkap Chef Degan Septoadji ini ingin kelak Juara 1 dan juara 2 "MasterChef 3" bisa menjadi Duta di luar negeri.
"Saya ingin dan berharap sekali untuk juara di 'MasterChef 3' ini bisa menjadi duta untuk masakan Indonesia di luar negeri," harapnya. "Karena bukannya apa-apa masakan Indonesia itu kurang terkenal dibandingkan dengan masakan-masakan seperti dari negara Thailand, Korea, China, dll."
(wk/)