Arema saat ini tak mengalami masalah pembayaran gaji pemain dan sudah menyiapkan dana Rp 40 miliar untuk ISl musim depan.
- Tim WowKeren
- Rabu, 11 Desember 2013 - 15:42 WIB
WowKeren - Arema Cronous menjadi salah satu klub yang dinilai bermasalah dalam hal finansial setelah menjalani proses verifikasi PSSI untuk ISL musim depan. Namun manajemen Arema membantah adanya masalah tersebut.
Singo Edan yang sudah diakuisisi PT Pelita Jaya Cronous saat ini tak menunggak gaji pemain. Malahan untuk ISL 2014, Arema sudah menyiapkan dana Rp 40 miliar.
"Menurut kami ini hanya salah pemahaman saja," kata Media Officer Arema Cronous, Sudarmaji, Rabu (11/12). "Kami sudah melengkapi semua berkas yang diminta PSSI. Semuanya sudah lengkap. Jadi salah kalau Arema dibilang belum memenuhi semua persyaratan."
Tim lain yang terancam turun kasta ataupun tak bisa ikut ISL adalah Sriwijaya FC, Pelita Bandung Raya, Arema, Persela Lamongan, Persepam Madura United, Persik Kediri, Perseru Serui, Persijap Jepara dan Persiba Bantul. PSSI meminta klub-klub tersebut untuk melengkapi persyaratan dengan tenggat waktu sepekan.
"Semua persyaratan sudah lengkap seperti yang diminta PSSI. Tapi Persela masih terbentur tunggakan gaji pemain," sahut Sekretaris Persela Lamongan, Muji Santoso. "Itu yang menjadi permasalahan utama dan semoga ada jalan keluar secepatnya, yakni sebelum tenggat yang diberikan PSSI."
ISL 2014 diperkirakan akan dimulai 1 Februari 2014. "Kami menargetkan minimal 16 klub. Kami akan melihat 16 tim terbaik dengan pertimbangan keuangan. Itu yang akan berkompetisi," tutur Sekjen PSSI, Joko Driyono.
(wk/)