Rosemary Jacobs memiliki kulit biru silver selama 60 tahun akibat mengkonsumi obat mengandung perak.
- Tim WowKeren
- Jumat, 13 Desember 2013 - 15:00 WIB
WowKeren - Berniat untuk mengobati alergi yang dideritanya, obat itu malah membuat Rosemary Jacobs merana. Kulitnya kini berpendar keperakan setelah menggunakan obat tetes hidung mengandung metal.
Rosemary telah hidup dengan kondisi kulit terpapar bahan kimia mengandung metal (argyria) selama 60 tahun. Kulitnya berubah jadi silver ketika mulai mengkonsumsi obat tetes hidung mengandung colloidal silver (CS) di usia 11 tahun. Kini usianya sudah 71 tahun dan kondisi itu telah menyulitkan hidupnya selama ini.
Lalu empat tahun kemudian kandungan perak itu sudah merasuk jauh ke dalam kulit Rosemary. Sejak itu kulitnya menjadi berwarna abu-abu keperakan dan tidak bisa diubah seperti sedia kala karena terlanjur bersirkulasi di dalam tubuh.
"Ketika usiaku 11 tahun ibuku pergi ke spesialis karena aku flu," tutur Rosemary. "Dokter mengatakan padaku bahwa aku alergi dan memberi obat tetes hidung yang mengandung perak. Aku dianjurkan memakainya hanya jika dibutuhkan. Tapi aku memakainya kapanpun hidungku tak nyaman."
"Perubahan warna kulitku sangat pelan sehingga tak terlihat jelas. Keluarga dan temanku tak memperhatikannya karena mereka melihatku setiap hari," imbuhnya. "Aku juga tak menyadarinya hingga akhirnya terlambat sudah."
Dengan kulit biru keperakan membuat Rosemary mendapat tatapan aneh dari orang di sekitarnya. "Orang-orang menunjuk dan memandangiku, menyuruhku menghapus makeup Halloween dan menyebutku zombie. Sering aku ditanyai berasa dari mana dan bahasa apa yang kugunakan," lanjut pensiunan guru sekolah ini.
Akhirnya Rosemary melakukan operasi pengangkatan lapisan pertama kulit wajahnya pada usia 36. Usahanya cukup berhasil namun malah meninggalkan bekas kemerahan agak keperakan. "Kurasa hasilnya tidak lebih baik daripada sebelumnya," keluh Rosemary.
(wk/)