Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso, langsung bergerak cepat akan memanggil 28 pemain yang diproyeksikan mengikuti TC.
- Tim WowKeren
- Rabu, 29 Januari 2014 - 08:28 WIB
WowKeren - Kongres PSSI yang berlangsung Minggu, (26/1) di Surabaya memutuskan akan memberangkatkan Timnas U-23 untuk mengikuti Asian Games 2014. PSSI menargetkan Timnas U-23 lolos 8 besar dalam ajang empat tahunan tersebut.
Sebagai langkah awal persiapan menuju Asian Games, PSSI menunjuk Aji Santoso menjadi pelatih Timnas U-23 menggantikan posisi Rahmad Darmawan. Rahmad mengundurkan diri karena merasa gagal membawa medali emas SEA Games 2013 yang ditargetkan oleh PSSI.
Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso, langsung bergerak cepat akan memanggil 28 pemain yang diproyeksikan mengikuti TC. "Termasuk pemain di luar negeri juga saya lihat. Nanti akan kami diskusikan dulu dengan tim pelatih," kata Aji.
Tugas berat menanti Aji Santoso untuk bisa memenuhi target yang diberikan PSSI tersebut. Pasalnya, Indonesia dalam sejarah partisipasi Asian games prestasi terbaiknya meraih perunggu pada tahun 1958.
Selain meraih medali perunggu, prestasi terbaik Indonesia di ajang ini adalah masuk babak semifinal pada tahun 1986 yang pada saat itu Indonesia dilatih pelatih Bertje Matulapelwa. Sejak periode 1990 hingga 1998 Indonesia tidak pernah mengirimkan cabang olahraga sepakbola di Asian Games.
Indonesia baru berpartisipasi lagi di ajang Asian Games pada 2006. Namun langkah tim besutan Foppe de Hann terhenti di babak penyisihan grup setelah menempati posisi juru kunci grup B. Empat tahun kemudian, di Asian Games 2010, Indonesia kembali absen dengan alasan tidak memiliki skuad yang dianggap kompetitif untuk tampil di Asian Games.
Pemain Timnas U-23, Ramdani Lestaluhu, menilai keputusan PSSI mengirimkan Timnas U-23 ke Asian Games sangat tepat. Meskipun lawan yang dihadapi adalah Timnas-Timnas tangguh di Asia, Ramdani berpendapat bahwa itu bisa menjadi menambah pengalaman bertanding di ajang Internasional.
"Bila pemain Timnas U-23 diberi kesempatan bermain di level internasional akan lebih bagus sebelum masuk ke tim senior," kata Ramdani. "Bila bekerja keras, tidak menutup kemungkinan, kami bisa berprestasi di Asian Games. Kami juga mampu bersaing di Asia meski lawannya berat-berat."
"Mengenai peluang berprestasi, saya belum bisa memprediksinya," tambah Ramdani. "Harus dilihat dari pertandingan dan masa persiapan."
(wk/)