Lebih dari 1,7 juta orang menandatangani petisi untuk penyelidikan terbuka atas dugaan kecurangan penjurian usai skater putri Kim Yuna dikalahkan atlit Rusia, Adelina Sotnikova.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 22 Februari 2014 - 10:44 WIB
WowKeren - Korea Selatan dan pecinta olahraga skating marah besar ketika atlit unggulan pertama, Kim Yuna, gagal meraih medali emas. Yuna tak bisa mempertahankan medali emas setelah kalah di nomor perorangan putri atas atlit Rusia berusia 17 tahun, Adelina Sotnikova.
Sotnikova menang dengan total skor 224.59 sementara Yuna meraih medali perak dengan skor 219.11. Sotnikova yang bukan andalan utama Rusia berhasil mengejutkan publik karena menjadi skater putri Rusia pertama yang menang di kategori tersebut.
Banyak pihak mencurigai soal sistem penjurian yang akhirnya memenangkan Sotnikova. Pasalnya, poin Sotnikova masih di bawah Yuna setelah short program. Ia hanya mendapat penilaian bagus 149.95 di kategori Free Skate walaupun kehilangan keseimbangan setelah satu lompatan. Sementara itu, Kim kalah 5 poin walau tak terlihat melakukan kesalahan. Hal inilah yang memicu protes di dunia maya.
"Penyelidikan terbuka tentang keputusan juri di nomor perorangan putri dan penilaian ulang saat Olimpiade Sochi (cabor skating)," demikian bunyi petisi online di Change.org yang sejauh ini telah ditandatangani oleh 1,7 juta orang. Selain petisi tersebut, beberapa pihak juga melayangkan protes.
"Aku khawatir setelah mendengar kalau Presiden Putin datang ke arena untuk menyaksikan pertandingan. Tak diragukan lagi kalau kami merasa khawatir," kata seorang warga Korea, Kim Si Min. "Banyak orang yang mengira kalau juri akan memberikan poin lebih pada atlit Rusia dan hasil kemarin (Kamis, 20 Februari) menunjukkan rumor itu memang benar," kritik Bae Young Hee, sehari setelah pertandingan, Jumat (21/2).
"Sotnikova memang enerjik, kuat dan patut dipuji," kata mantan skater Amerika Serikat, Dick Button. "Tapi dia bukanlah skater yang sempurna. Aku khawatir kalau aku tak akan pernah kembali ke Rusia lagi (setelah tweet tersebut)."
Sementara itu. Sotnikova membela diri atas tuduhan kalau kemampuannya kalah dari Yuna. "Aku tampil sangat baik dan poin teknikku lebih tinggi dari Yuna. Lompatanku jauh lebih sulit, artinya dari segi teknik aku memang lebih baik," tegasnya.
Klik disini untuk perbandingan penampilan Kim Yuna dan disini untuk penampilan Adelina Sotnikova yang memicu dugaan kecurangan penjurian.
(wk/)