Barcelona Bayar Rp 217 Miliar Karena Kasus Penggelapan Pajak Transfer Neymar
SerbaSerbi

Barca membayar pajak sebesar 13.550.830,56 euro atau sekitar Rp 217 miliar dan menegaskan tak bersalah atas tuduhan penggelapan.

WowKeren - Barcelona terus mencari solusi demi menyelesaikan kasus hukum terkait transfer Neymar. Barca memutuskan untuk membayar pajak setelah pekan lalu didakwa melakukan penggelapan pajak.

El Barca menegaskan tidak melakukan pelanggaran dan membayar pajak sebesar 13,5 juta euro (Rp 217 miliar) pada otoritas pajak Spanyol. Bahkan klub La Liga itu menyebutkan nominalnya secara detil yakni 13.550.830,56 euro.

"Dewan membantah bahwa klub (Barcelona) melakukan penyelewengan pajak terkait transfer pemain tersebut (Neymar). Selama proses negosiasi, Barcelona menerima saran dari ahli dan auditor Barcelona selalu diberitahu serta mendapat akses ke semua dokumentasi berkaitan dengan negosiasi," demikian pernyataan resmi di situs Barcelona. "Barcelona akan selalu memenuhi kewajiban pajak dalam hal waktu maupun bentuk pembayarannya, dan selalu bekerja sama dengan pihak otoritas pajak Spanyol."


Meski telah membayar pajak, belum diketahui apakah pengadilan Madrid akan membatalkan dakwaan itu. Sebelumnya, Barca juga sudah membela diri di hadapan sidang dan menegaskan tak melakukan penggelapan pajak seperti yang dituduhkan oleh jaksa.

Sementara itu, tambahan pajak tersebut semakin menegaskan kalau nilai transfer Neymar lebih mahal dari Gareth Bale. Sejauh ini, nilai transfer tersebut diprediksi mencapai 105 juta euro atau Rp 1,6 triliun (86 juta euro ditambah 13,5 juta euro yang baru dibayarkan dan denda 5,5 juta euro jika terbukti bersalah menggelapkan pajak). Sedangkan nilai transfer Bale dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid hanya mencapai 100 juta euro atau sekitar Rp 1,5 triliun. Bahkan nilai transfer Neymar akan semakin tinggi apabila pengadilan memberikan hukuman denda yang lebih besar pada Barca.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait