Indonesia Jadi Incaran Layanan Chatting Luar Negeri
SerbaSerbi

KakaoTalk dan LINE mengaku mengincar pasar Indonesia karena terbukti bisa menambah jumlah pengguna layanan produknya.

WowKeren - Sudah bukan rahasia umum lagi jika penduduk Indonesia khususnya anak muda gemar ber-chatting ria. Fenomena inilah yang membuat banyak perusahaan luar negeri berbondong-bondong mengincar pasar Indonesia untuk memasarkan produk layanan pesan mereka.

BBM menjadi layanan pesan pertama yang berhasil merebut pasar chatting penduduk Indonesia. Namun kini kepopuleran BBM rupanya mulai terusik dengan kedatangan berbagai aplikasi pesan lainnya seperti KakaoTalk, WhatsApp dan LINE. Bahkan KakaoTalk tak segan-segan mengaku membidik pasar Indonesia untuk meraup keuntungan dari produknya.

"Indonesia menjadi pasar yang paling kompetitif dalam hal layanan pesan," ujar Kate Sohn selaku Vice President Kakao Global Business Development seperti dilansir dari Reuters. "Dan hal itulah yang menjadi target utama yang ingin kami menangkan."


Untuk merebut perhatian anak muda Indonesia, KakaoTalk tak tanggung-tanggung menggandeng boyband K-Pop papan atas Big Bang untuk turut menjadi brand ambassador produknya. Strateginya ini ternyata membuahkan hasil yang maksimal terbukti dengan melonjaknya 16 juta pengguna Kakaotalk dari Indonesia selama setahun.

Tak hanya Kakaotalk, perusahaan layanan pesan lainnya seperti LINE juga mengaku mengincar pasar Indonesia. Pengguna LINE di Indonesia saat ini tercatat mencapai 20 juta pengguna setelah pihaknya bekerjasama dengan Samsung. "Kami membuat kerjasama dengan Samsung dan mendapatkan manfaat dari kekuatan merek dan jumlah produknya," ujar Simeon Cho selaku General Manager LINE.

Layanan pesan sepertinya akan tetap menjadi trend teratas di kalangan pengguna smartphone. Hal ini turut didukung dengan hasil riset yang memperkirakan pengguna smartphone di Indonesia tahun ini akan mencapai 50 persen dari seluruh total penduduk.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!