Hal ini diakibatkan larangan ketiga operator seluler Korea Selatan untuk menjual smartphone baru pada bulan Maret hingga Mei.
- Tim WowKeren
- Rabu, 12 Maret 2014 - 12:59 WIB
WowKeren - Samsung telah mengumumkan akan segera merilis smartphone terbarunya, Galaxy S5, pada 11 April mendatang di 150 negara. Namun sayangnya beberapa analis memprediksi penjualan Galaxy S5 bakal jatuh mengecewakan.
Menurut analis Lee Minhe dari lembaga riset IM Investment & Securities, mengungkapkan bahwa penjualan smartphone andalan Samsung tersebut akan terkendala pada 3 bulan awal. Hal ini disebakan adanya keputusan dari pemerintah Korea yang melarang 3 operator seluler terbesar di sana untuk merilis smartphone baru dalam kurun waktu bulan Maret hingga Mei.
Salah satu contohnya adalah operator KT, yang memutuskan tidak akan menambah pelanggan baru mulai tanggal 5 April hingga 19 Mei. Alasan di balik keputusan ini adalah adanya laporan yang menyebutkan ketiga operator ini melanggar peraturan dengan menetapkan biaya tambahan yang cukup mahal dari harga resmi pabriknya.
Sebelumnya, Samsung telah mengumumkan akan memberi 16 aplikasi eksklusif senilai Rp 6,5 juta kepada konsumen Galaxy S5. Namun akibat keputusan ini sepertinya Samsung akan sulit menarik perhatian calon pembeli dari negeri asalnya sendiri.
(wk/)