Selain Santi, Dorce Gamalama juga mengetahui kalau kondisi Idris drop sejak lama hingga membuatnya pernah batuk darah ketika tampil.
- Tim WowKeren
- Senin, 28 April 2014 - 12:11 WIB
WowKeren - Putri Idris Sardi, Santi Sardi, mengungkap penyebab meninggalnya sang ayah. Maestro violin berusia 75 tahun itu meninggal Senin (28/4) pagi karena sesak nafas.
"Banyak slam, sesak gitu. Sebenarnya dari Desember lalu, makin lemas Sabtu langsung masuk sini," kata Santi di RS Meilia, Cibubur. "Dan tadi pagi drop tiba-tiba jantung nggak bisa berfungsi. Pukul 07:25 WIB suster bilang sudah nggak ada (meninggal)."
"Dia diam saja dan sempat drop. Sebenarnya masuk rumah sakitnya memang sudah lama, tapi kami sengaja tidak beritahu orang banyak," lanjut Santi. "Karena kalau kebanyakan ngobrol suka kecapekan."
Salah satu artis senior, Dorce Gamalama, juga mengaku kalau paru-paru Idris sudah lama bermasalah. Ia pernah menyaksikan pemilik julukan "Bocah Ajaib" itu mengalami batuk darah saat bermain biola.
"Saya pernah lihat om Idris main biola, batuk dan keluar darah," curhat Dorce sambil menangis. "Saya lupa itu kapan."
Jenazah ayah dari Lukman Sardi itu disholatkan di Masjid Al-Hidayah, Bumi Cimanggis Indah, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Senin (28/4) siang. Nantinya, violis peraih penghargaan Piala Citra sebagai Penata Musik Terbaik di film "Pengantin Remaja" (1971), "Perkawinan" (1973), "Cinta Pertama" (1974) dan "Doea Tanda Mata" (1985) itu akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan.
(wk/)