Tim Piala Thomas Indonesia yakin membawa pulang juara ke Tanah Air karena dihuni pemain top dunia dan didukung tim yang solid.
- Tim WowKeren
- Senin, 05 Mei 2014 - 13:36 WIB
WowKeren - Berkekuatan pemain top dunia dan dukungan tim yang solid, Tim Piala Thomas Indonesia bertekad membawa pulang supremasi beregu putra paling bergengsi ke Tanah Air. Maklum, Indonesia tak pernah lagi mengecap manisnya juara sejak 12 tahun silam.
Di ganda putra bertengger juara dunia 2013, Hendra Setiawan - Mohammad Ahsan. Sementara Tommy Sugiarto yang berperingkat lima dunia menjadi andalan di tunggal putra bersama Simon Santoso yang baru saja meraih titel juara Singapore Open Super Series 2014.
Dalam satu sesi sharing, kepala pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, berbagi pengalamannya saat 12 tahun lalu membawa pulang Piala Thomas. Menurutnya, ini saatnya bulutangkis Indonesia kembali mengharumkan nama negara di dunia internasional.
"Tim Indonesia berhasil meraih Piala Thomas tahun 2002," cerita Herry. "Saat kembali ke Tanah Air, kami melewati gedung MPR-DPR."
"Ketika itu, sedang ada demonstrasi," lanjutnya. "Namun, saat bus tim Piala Thomas lewat, semua demonstran berhenti dan membalikkan badan lalu memberi tepuk tangan kepada tim Thomas."
Ia menambahkan, momen tersebut sangat melekat di ingatan dan bukan tak mungkin bisa tercipta lagi. "Jika yang lalu-lalu saja bisa, kita juga pasti bisa. Tim Uber pun bukan tak mungkin jadi juara, kalau usaha dan mencoba terus pasti bisa," tegasnya.
Untuk mempersiapkan diri bertanding di New Delhi, India, 18-25 Mei mendatang, Tim Piala Thomas dan Uber memang digembleng dengan maksimal. Mulai dari karantina di Kudus (15-25 April), simulasi di Solo (26 April), hingga team building di Bogor (2-3 Mei).
"Kami optimis dan yakin di Piala Thomas 2014. Pemain-pemain yang terpilih masuk tim inti juga yang terbaik," tandas kapten Tim Piala Thomas, Hendra Setiawan. "Pokoknya, kami sudah siap merebut kembali Piala Thomas."
(wk/)