Ahmad Dhani Diduga Modifikasi 'Genjer-genjer' di lagu 'Ojo Kuwi'
Musik

Pakar komunikasi politik UI menilai Dhani malah melakukan blunder dengan menggubah 'Genjer-genjer' yang identik dengan komunisme.

WowKeren - Meski telah menerima kritikan dari gitaris Queen, Brian May, ternyata Ahmad Dhani tak kapok untuk kembali berkarya. Musisi asal Surabaya itu mengunggah lagu "Ojo Kuwi" yang iramanya diduga mirip dengan "Genjer-genjer", lagu yang diasosiasikan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dalam video yang sudah tersebar luas di YouTube itu, Dhani menyanyi dalam bahasa Jawa. Secara singkat, lagu berdurasi 1 menit tersebut memiliki tiga lirik utama, "Ojo Kuwi" (jangan itu), "Kuwi ngono ora biso rumongso" (itu tidak bisa merasa) dan "Kuwi ngono rumongso biso" (itu hanya merasa bisa). Di akhir lagu, suami Mulan Jameela ini mengajak pendengarnya untuk memilih calon presiden dan wakil presiden bernomor urut satu.

Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia, Ade Armando, menilai pendiri Republik Cinta Management ini melakukan blunder dengan menggubah "Genjer-genjer" menjadi lagu dukungan untuk Prabowo. Menurut Ade, meski bukan milik komunis, namun lagu tersebut sudah identik dengan komunisme.


"Ahmad Dhani seperti menampar muka Gerindra," kritik Ade saat dihubungi baru-baru ini. "Seakan Ahmad Dhani ingin mencitrakan dirinya bagian komunisme."

Kabar kemiripan kedua lagu ini juga mendapat komentar dari sutradara Joko Anwar melalui akun Twitter miliknya. "Ahmad Dhani juga memodifikasi lagu Genjer-Genjer? Kasian lagunya," ujar sutradara film "Modus Anomali itu dalam akunnya, @jokoanwar.

Sekadar informasi, lagu 'Genjer-Genjer' diciptakan oleh Muhammad Arif, seorang seniman dari Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra). Tembang yang identik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) itu sempat dilarang diputar oleh pemerintah.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait