Bens Leo Sarankan Lagu Dul 'Negara Kacung' Ditarik dari YouTube
Musik

Pengamat musik Indonesia, Bens Leo, menyarankan untuk menarik peredaran 'Negara Kacung' jika memang lagu tersebut meresahkan dan memberi dampak negatif pada para pendengarnya.

WowKeren - Awal Agustus kemarin, Dul Jaelani mengunggah lagu ciptaannya yaitu "Negara Kacung". Lagu yang merupakan pendapat Dul tentang kepemerintahan Indonesia ini sontak menuai banyak cemooh dari netter karena liriknya yang tajam.

Ternyata tak hanya netter yang mengkomentari habis-habisan karya Dul ini. Pengamat musik Indonesia, Bens Leo, juga menyampaikan pendapatnya mengenai lagu ciptaan putra bungsu musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty itu.

"Jika lagu 'Negara Kacung' memang meresahkan, harus ditarik peredarannya," beber pengamat musik Bens Leo pada Kamis (7/8). "Seperti sebelumnya lagu kampanye Ahmad Dhani kemarin, juga sempat ditarik dari YouTube."


Bens Leo menilai, suatu karya musisi sebaiknya memiliki dampak positif bagi para pendengarnya. Dengan begitu maka akan memberi dampak yang positif pula pada masyarakat. "Kalau menghasilkan efek negatif, tidak salah kalau ditarik," tandas Bens.

Sementara itu, lagu "Negara Kacung" milik AQJ alias Abdul Qodir Jaelani itu menuai banyak kritik di situs YouTube lantaran lirik yang terkesan merendahkan bangsa dan negara. Lagu yang direkam pada 24-25 Juli di Studio milik Maia ini, mendapat 2 ribu 'dislike' di akun YouTube pribadi Dul.

Tidak hanya itu, seorang netter bahkan sempat menduga bahwa lagu "Negara Kacung" menjiplak lagu "Feeling Good" milik Muse. Menurutnya, "Negara Kacung" memiliki pola permainan bass dan chord yang terdengar mirip dengan lagu "Feeling Good".

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait