Lola Amaria Wakili Filmmaker Indonesia di Pertemuan Hong Kong
Film

Di acara The Asian Consortium 2014 itu, Lola menjadi pembicara mengenai dampak film yang bisa memberi perubahan pada lingkungan sosial dan aspek lainnya.

WowKeren - Lola Amaria terpilih sebagai filmmaker Indonesia di acara The Asian Consortium 2014 yang digelar di Hong Kong pada tanggal 18-20 Oktober. Di sana, Lola akan menjadi pembicara soal film yang bisa membawa perubahan sosial dan aspek lainnya.

"Saya diundang sebagai filmmaker untuk menyampaikan pandangan saya tentang berbagai perubahan sosial, baik di Indonesia maupun di Asia. Saya dipilih sebagai tokoh muda dibawah 40 tahun yang berkontribusi dalam dunia sosial lewat film," kata Lola dalam press releasenya, Sabtu, 18 Oktober.

"Saya menyampaikan bahwa perubahan sosial itu perubahan mindset dan budaya. Dan itu harus berlangsung terus-menerus. Dalam istilah Pak Jokowi, itu revolusi mental. Salah satu caranya adalah menjadikan film sebagai medium untuk menyebarkan virus perubahan sosial," jelasnya lagi.


Wanita cantik ini pun memberi contoh dari film-film yang sukses diproduksinya. "Film 'Minggu Pagi di Victoria Park', 'Sanubari Jakarta', 'Kisah 3 Titik' dan 'Negeri Tanpa Telinga' dinilai mentransformasikan pandangan baru kepada publik Asia," lanjut Lola.

The Asian Consortium 2014 adalah lembaga sosial yang memiliki jaringan kuat di kalangan pengusaha, inovator sosial, pemerintahan, aktivis dan intelektual. Lembaga ini berpusat di Hong Kong ini setiap tahun memberikan kesempatan pada pemikir dan inspirator muda di asia untuk menyampaikan gagasannya tentang perubahan sosial yang digelutinya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!