Pada percakapan di sosial media antara kedua pihak, Clara terlihat mengirimkan sejumlah foto mengenakan bikini pada CEO Polaris.
- Tim WowKeren
- Senin, 19 Januari 2015 - 13:38 WIB
WowKeren - Polaris Entertainment belum lama ini menyatakan akan merilis percakapan antara Clara dan CEO mereka untuk mengklarifikasi tentang kontrak eksklusif dan membantah adanya pelecehan seksual. Hari ini, 19 Januari Dispatch akhirnya merilis percakapan tersebut.
Menurut Dispatch, dilihat dari isi percakapan Clara terlihat selalu berinisiatif memulai percakapan terlebih dahulu. Percakapan keduanya juga terkesan akrab.
23 Juni 2014, Clara menandatangi kontrak dengan Polaris. Isi kontak tersebut menjelaskan posisi 3 pihak, yakni Polaris sebagai pihak A, Clara sebagai pihak B dan Agensi ayah Clara yakni Koreana Clara sebagai pihak C.
Bagian yang menyebutkan "Kontrak eksklusif" lah yang akhirnya dipermasalahkan. Pada percakapan yang dirilis Dispatch, Clara menuliskan pada CEO Polaris agar tak mempublikasikan bahwa kontraknya merupakan kontrak eksklusif.
Permintaan Clara itu disinyalir karena Clara tak mau ada masalah dengan agensi terdahulunya, Galaxia Communication dan Martin Kyle. Disebutkan, Clara masih memiliki sisa kontrak dengan agensi tersebut.
Walau Clara meminta agar tak dipublikasikan, Polaris tetap melakukannya. Itu berdasarkan pertimbangan karena mereka tidak akan bisa melakukan apa-apa untuk Clara bila tak ada yang mengakui Polaris sebagai agensinya.
Lebih lanjut, Dispatch juga merilis percakapan dimana CEO Polaris meminta Clara mengungkap kontraknya dengan agensi Jepang dan Tiongkok. Namun, Clara selalu menunda untuk mengungkapkan itu.
Masalah pelecehan seksual, Clara menggunakan beberapa kata-kata CEO pada percakapan mereka. Contohnya, "Aku telah menikah tapi memiliki seorang kekasih", "Bertemu denganmu sangat menggairahkan dan menyegarkan," dan " Ayo minum malam ini".
Namun menurut Dispatch, tidak ditemukan kata "Aku telah menikah tapi memiliki seorang kekasih". Sebaliknya, Clara mengirim sejumlah foto dirinya memakai bikini pada sang CEO.
(wk/)