Clint Eastwood sukses menyuguhkan cerita yang mengaduk emosi penonton lewat kemampuan akting Bradley Cooper.
- Tim WowKeren
- Jumat, 27 Februari 2015 - 17:23 WIB
WowKeren - "American Sniper" disebut-sebut sebagai salah satu film perang terbaik yang pernah dibuat. Sejak perilisannya Desember tahun lalu, "American Sniper" masuk dalam 6 nominasi Oscar 2015.
Mengangkat cerita pahlawan Amerika Serikat, "American Sniper" sukses merebut hati penonton. Film ini berkisah tentang Chris Kyle (Bradley Cooper) sebagai penembak jitu asal Amerika Serikat dalam perang di Irak. Chris bahkan dijuluki sebagai "Al-Shaitan" atau "The Devil" karena kemahirannya itu.
Cerita berawal saat Chris harus meninggalkan istri (Sienna Miller) dan anaknya untuk pergi melindungi pasukan yang berperang di Irak. Selama perang, Chris sukses menembaki banyak musuh-musuhnya dan menyelamatkan banyak nyawa di medan perang.
Meski dikenal sebagai seorang sniper ulung, Chris bukan penembak yang tak punya hati. Selama menjalankan tugas kenegaraannya itu, Chris sering merasa dilema saat harus membunuh wanita dan anak-anak yang memegang granat atau senjata perang lainnya. Tak ayal, sepulangnya dari medan perang, mental Chris terganggu. Kejadian di medan perang, perasaan bersalah tak bisa menyelamatkan nyawa teman-temannya atau karena harus membunuh anak-anak dan wanita terus membayangi Chris.
Menyaksikan film garapan Clint Eastwood ini, perasaan penonton dibuat campur aduk. Adegan saat istri dan anak merasa kehilangan sosok Chris dan memintanya untuk tidak kembali ke medan perang serta ending film yang tak terduga membuat film ini menarik ditonton.
Beberapa pihak mengkritik film ini karena dinilai terlalu mendewakan Chris Kyle meskipun dia sudah membunuh banyak orang. Namun, yang patut dicatat adalah Chris menggunakan keahlian menembaknya untuk kepentingan negara. Perasaan bersalah yang menghantui Chris seusai perang juga menjadi bukti bahwa dia tak melakukan pembunuhan dengan senang hati.
(wk/)