Anggun percaya jika membunuh bukanlah jalan yang pantas untuk menghakimi seseorang.
- Tim WowKeren
- Selasa, 16 Juni 2015 - 14:54 WIB
WowKeren - Indonesia dibuat heboh dengan kasus pembunuhan gadis cilik asal Bali bernama Angeline. Setelah lama menghilang misterius, ia ditemukan meninggal secara mengenaskan dan dikubur di belakang pekarangan rumah.
Polisi telah menetapkan Agus sebagai tersangka pembunuhan keji ini. Angeline bahkan sempat diperkosa oleh Agus sebelum maupun sesudah meninggal. Tak ayal, apa yang dilakukan oleh sang pelaku membuat publik murka.
Banyak yang menginginkan agar pelaku pembunuhan dihukum seberat-beratnya. Kak Seto dengan tegas menyuarakan ingin pembunuh Angeline dihukum mati karena dianggap sudah melakukan dosa yang tak termaafkan.
Menariknya, Anggun justru memiliki pendapat yang berbeda. Juri "Asia's Got Talent" itu sempat menyindir Kak Seto. Ia percaya jika membunuh bukanlah jalan yang pantas untuk menghakimi seseorang.
"Bunuhlah orang yang membunuh agar orang lain tahu bahwa membunuh itu tidak benar #FacePalm," tulisnya di Twitter mengomentari media yang memberitakan pernyataan Kak Seto. "Ini buat yang nggak ngerti arti facepalm."
Bunuhlah orang yang membunuh agar orang lain tau bahwa membunuh itu tidak benar #FacePalm https://t.co/AaBI6wcPZo
— Anggun Official (@Anggun_Cipta) June 15, 2015
Buat yang nggak tau arti Facepalm pic.twitter.com/I42sdsu6VX
— Anggun Official (@Anggun_Cipta) June 15, 2015
"Kalo anak lo yang digituin kayak Angeline lo mau minta hukuman apa buat tersangkanya?" sindir seorang netter. "Jika suatu saat anak mbak diperkosa dan disiksa lalu dibunuh mungkinkah mbak tetep ngomong kayak gitu?," sahut lainnya.
(wk/)