Konjen RI Bantu Pencarian 225 WNI yang Tersesat Paska Tragedi Mina
Dunia

Lalu Muhammad Iqbal mengabarkan bahwa Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri ikut turun tangan membantu pencarian WNI.

WowKeren - Setelah tragedi desak-desakan yang menewaskan 717 jiwa dan melukai 863 orang di Mina, 225 jemaah Indonesia belum kembali ke tendanya. Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengabarkan bahwa pihaknya ikut turun tangan membantu pencarian.

"Tim KJRI Jeddah diperbantukan untuk memverifikasi dan melakukan penelusuran 225 jemaah haji Indonesia yang belum kembali ke maktab (tenda)," terang Iqbal pada Kompas.com. Lebih lanjut ia menyatakan bahwa verifikasi dilakukan ketua kelompok untuk haji mandiri.

Untuk jemaah yang berangkat dibawah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), verifikasi dilakukan oleh ketua KBIH sendiri. Mereka juga akan melakukan kroscek ke rumah sakit.


Menurut Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah PPIH 1436H/2015M, Arsyad Hidayat, jemaah yang belum kembali ke tenda mungkin kembali ke hotel yang memang lebih dekat dengan Jembatan Jemarat di mana ritual lempar jumrah dijalankan. Jemaah kebanyakan menginap di sekitar Syisyah yang lebih dekat ketimbang tenda maktab di Mina Jadid.

Anggota yang belum kembali ke tenda maktab adalah 14 orang dari kloter BTH 14 (embarkasi Batam), sebanyak 19 orang dari kloter SUB 48 (embarkasi Surabaya), dan sebanyak 192 orang dari kloter JKS 61 (embarkasi Jakarta-Bekasi). Sementara untuk korban meninggal, Kemenlu baru mengkonfirmasi tiga orang yaitu Atwi Tarji Rofia (laki-laki) asal Surabaya dan Busyaiyah Sahel Abdul Gafar (perempuan) asal Batam. Satu korban meninggal masih diidentifikasi.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait