Para ilmuwan bahkan memprediksi jika gunung ini kembali runtuh, akan terjadi tsunami yang jauh lebih besar.
- Tim WowKeren
- Senin, 05 Oktober 2015 - 17:11 WIB
WowKeren - Dunia sudah semakin tua. Bencana-bencana yang pernah terjadi di masa lalu pun diprediksi dapat terulang kembali. Salah satunya adalah mega tsunami.
Belum lama ini, beberapa ilmuwan yang bekerja di Pulau Cape Verde, Afrika, menemukan sebuah bukti bahwa bumi pernah dilanda tsunami besar sekitar 73 ribu tahun lalu. Tsunami ini terjadi akibat runtuhnya gunung api raksasa Fogo yang menyebabkan terjadinya gelombang setinggi 243 meter.

Para ilmuwan ini bahkan memprediksi jika gunung ini kembali runtuh, akan terjadi tsunami yang lebih besar dibandingkan 73 ribu tahun lalu. Sejak muncul dalam jurnal Science Advances, penelitian ini menimbulkan banyak perdebatan apakah keruntuhan yang tiba-tiba dapat menyebabkan bahaya yang nyata di sekitar pulau vulkanik atau benua yang jauh.
Namun banyak ilmuwan yang meragukan bahwa gunung api raksasa dapat runtuh secara tiba-tiba seperti apa yang dikatakan dalam penemuan baru tersebut. Sebaliknya, mereka membayangkan tanah longsor secara bertahap yang menghasilkan tsunami-tsunami kecil.
Dalam penelitian terbaru ini juga menambahkan contoh kemungkinan baru. Dikatakan bahwa sekitar 160 kubik kilometer dari bebatuan Fogo yang hilang dalam keruntuhan itu jatuh secara bersamaan dan mengakibatkan gelombang setinggi 243 meter. Sebagai perbandingan, tsunami terbesar yang pernah terjadi adalah tsunami di wilayah Laut India di tahun 2004 dan Jepang tahun 2011 yang gelombangnya hanya mencapai 30 meter.
Seorang ahli tsunami Bill McGuire, yang tidak terlibat dalam penelitian itu, juga mengatakan jika penelitian tersebut menunjukkan bukti kuat dari pembentukan mega tsunami. Dia juga menegaskan bahwa saat gunung berapi runtuh, itu dapat terjadi dengan sangat cepat. "Ini tidak berarti keruntuhan terjadi secara serempak. Tapi mungkin ini tidak sejarang yang kita pikirkan," ungkapnya.
(wk/)