Hal ini berhasil mereka temukan saat meneliti ikan-ikan hiu Port Jackson yang dihadapkan dengan kondisi perubahan iklim.
- Tim WowKeren
- Jumat, 13 November 2015 - 16:53 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, Institut Lingkungan Universitas Adelaide mengeluarkan sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan. Menurut mereka, pada akhir abad ini, ukuran ikan hiu akan mengalami penyusutan dan berkurang kepandaiannya dalam berburu.
Kondisi ini disebabkan oleh semakin hangatnya suhu air di lautan akibat dari perubahan iklim. Menurut laporan yang mereka buat, suhu air yang terus menghangat pelan-pelan akan menghancurkan kemampuan hiu dalam berburu ikan dan hewan laut lain yang menjadi mangsanya.
"Di air hangat, hiu jadi lebih lapar tetapi dengan peningkatan CO2 mereka tidak akan dapat menemukan makanan," ungkap Ivan Nagelkerken, yang menjadi pimpinan penelitian ini. "Kami bahkan mendapati jika mereka terkena air hangat dan kadar karbondioksida yang tinggi dalam waktu yang cukup lama, ukuran tubuh ikan-ikan hiu ini semakin kecil."
Kondisi itu, menurutnya, terjadi karena mereka tidak bisa menemukan makanan yang cukup untuk mempertahankan kebuthan energi mereka yang lebih tinggi. Meski demikian, dia mengatakan jika hiu masih tetap akan menjadi predator dalam siklus rantai makanan karena ukuran hewan lain juga akan mengecil.
Selain itu, peneliti juga mendapati jika dampak dari perubahan iklim dan meningkatnya kadar asam dari air laut dapat mempercepat kepunahan ikan hiu. Satu dari tiga ikan hiu saat ini sudah terancam punah karena kegiatan penangkapan ikan yang berlebihan.
Hal ini berhasil mereka temukan saat meneliti ikan-ikan hiu Port Jackson yang dihadapkan dengan kondisi perubahan iklim. Ikan-ikan tersebut ditempatkan dalam tangki besar yang dibuat menyerupai habitat alami serta dilengkapi dengan mangsa alami selama lebih dari tujuh bulan.
(wk/)