Terjadi sejumlah penembakan dan serangan bom oleh kelompok misterius di Kota Paris, Perancis.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 14 November 2015 - 07:37 WIB
WowKeren - Jumat (13/11), Kota Paris, Perancis diserang sejumlah teror. Dilansir dari CNN, setidaknya terjadi enam penembakan dan tiga ledakan di luar stadion Stade de France di Saint-Denis.
Ledakan terjadi pada saat tim nasional Perancis sedang bertanding melawan Jerman. Akibat dari insiden tersebut, 60 orang dilaporkan tewas termasuk dua orang yang diduga melakukan bom bunuh diri.
Presiden Perancis Francois Hollande juga berada di stadion saat ledakan terjadi. Meski begitu, sang presiden berhasil dievakuasi di babak pertama.
Serangan lain juga terjadi di gedung konser Bataclan. Insiden tersebut terjadi saat band asal Amerika the Eagles of Death Metal sedang tampil.
Hingga saat ini jumlah sandera diperkirakan ada 100 orang. Berdasarkan laporan dari media Perancis, ada dua atau tiga orang bersenjata memasuki ruang konser Bataclan dan melepaskan tembakan otomatis. Diperkirakan masih ada sekitar enam sampai delapan orang penyandera.
Sementara itu, Presiden Francois Hollande, Perdana Menteri Manuel Valls dan Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve telah mengadakan pertemuan untuk mengatasi serangan tersebut. Saat ini situasi di Paris berubah menjadi sangat mencekam.
Hingga saat ini masih belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut. Meski begitu, banyak pendukung ISIS yang merayakan insiden tersebut di Twitter.
(wk/)