Perancis menyatakan perang melawan ISIS dengan mengebom beberapa wilayah di Raqqa, Minggu (15/11).
- Tim WowKeren
- Senin, 16 November 2015 - 10:47 WIB
WowKeren - Paris telah mengalami duka mendalam akibat aksi teror yang dipercaya dilakukan oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada 13 November lalu. Namun, kota mode itu tak mau diam saja dan langsung melakukan aksi pembalasan.
Pesawat jet tempur Perancis mulai mengebom beberapa wilayah di Raqqa, Suriah, Minggu (15/11) kemarin dengan sasaran pusat komando, perekrutan, tempat penyimpanan amunisi dan pelatihan ISIS. Raqqa sendiri merupakan salah satu kota yang dikuasai oleh ISIS.
Hal tersebut disampaikan sendiri oleh penasihat pers Kementerian Pertahanan Perancis, Mickael Soria. Tampaknya, aksi pengeboman ini merupakan langkah awal dari Presiden Perancis, Francois Hollande, yang menyatakan perang melawan ISIS.
Sebanyak 12 pesawat dengan 10 pesawat jet diterbangkan dari Perancis dan menjatuhkan 20 bom di Raqqa. Namun, sebuah sumber dari Suriah yang juga menentang ISIS mengatakan jika bom tersebut ternyata tak memakan korban satupun.
#Raqqa no Civilian got killed or Wounded by the Warplanes Airstrikes until now according to the #Raqqa Hospitals #Syria #ISIL #ISIS
— ا��ر��ة تذبح بص��ت (@Raqqa_SL) November 15, 2015
Kapal induk bertenaga nuklir Charles De Gaulle dikabarkan akan berlayar di Teluk Persia pada Rabu (18/11) depan. Kapal yang mampu menampung 40 jet dan helikopter itu nantinya bisa mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pesawat mencapat target di wilayah tersebut.
(wk/)