Pelaku merupakan pasangan suami istri yang tewas dalam baku tembak dengan polisi usai aksi penembakan.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 05 Desember 2015 - 20:31 WIB
WowKeren - Rabu (2/12) lalu telah terjadi aksi penembakan di sebuah LSM yang menampung penyandang disabilitas di California, Amerika Serikat. Aksi tersebut menewaskan setidaknya 14 orang dan 17 luka-luka. Dua dari tiga orang pelaku pun tewas di tempat saat mencoba melarikan diri.
Baru-baru ini, FBI menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan pelaku itu termasuk dalam aksi terorisme. Direktur FBI James Comey mengaku tengah mengumpulkan bukti-bukti keterlibatan kedua pelaku yang merupakan suami istri tersebut sebagai anggota ISIS.
"Syed Rizwan Farook dan istrinya, Tashfeen Malik, yang merupakan pelaku penembakan diyakini telah berjanji setia kepada seorang pemimpin kelompok militan bersenjata ISIS," kata James Comey seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (5/12). Direktur FBI tersebut juga mengatakan bahwa ia telah menyelidiki akun jejaring sosial pelaku yang mengindikasikan keterlibatannya dengan ISIS.
Asisten Direktur FBI, David Bowdich juga menjelaskan, pihaknya masih terus mengusut kasus tersebut. "Berdasarkan informasi dan fakta-fakta yang kami ketahui, kami sekarang sedang menyelidiki aksi mengerikan itu sebagai sebuah aksi terorisme," tuturnya.
(wk/)