Didemo Sopir Metromini, Ahok Sudah Tak Mau Kompromi
Nasional

Pernah memberi kesempatan sebelumnya, kali ini Ahok tidak akan mentoleransi bus Metromini.

WowKeren - Sejak Jumat (18/12) kemarin, sejumlah sopir bus Metromini mogok kerja. Aksi yang berlangsung hingga hari ini, Sabtu (19/12) itu pun berlanjut dengan demo yang dilakukan para sopir di kawasan Blok M.

Aksi mogok dan demo itu mereka lakukan untuk menuntut agar Metromini tetap dapat beroperasi. Sayangnya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok enggan kembali memberikan toleransi.

"Kamu pilih mana mau setiap kali ngehabisin 3.000 nyawa orang terus tangkapin 180 bus? Berarti masih tunggu 180 nyawa melayang lagi baru ganti?" tutur Ahok di Gedung DPRD DKI. "Jadi kita tidak ada pilihan. Sudah keterlaluan, saya sudah kasih kesempatan sejak saya jadi wagub."


Ahok sebelumnya pernah menyarankan agar Metromini bergabung dan terintegrasi ke dalam manajemen PT TransJ seperti Kopaja maupun Kopami. Sayangnya, usulan tersebut ditolak dan permasalahan terkait Metromini belum juga dapat diselesaikan.

Pihaknya juga mengatakan akan memberlakukan sistem gaji untuk para sopir yang armadanya telah bergabung dengan PT TransJ. Ongkos bus sendiri akan dihitung per kilometer dengan sistem pembayaran Public Service Obligation (PSO) sehingga para sopir tidak perlu mengejar setoran.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait