Seorang tersangka yang mengaku porter Lion Air menyebut dirinya diancam jika tidak mau mencuri.
- Tim WowKeren
- Senin, 04 Januari 2016 - 16:54 WIB
WowKeren - Pada 16 November 2015 lalu, Polres Bandara Soekarno Hatta menerima laporan adanya pencurian barang di bagasi pesawat. Setelah itu, pihak polres pun melakukan penyelidikan diam-diam.
Ironisnya, dari penyelidikan itu polisi menemukan fakta mencengangkan. Pelaku pencurian yang ditemukan rupanya merupakan oknum petugas di Bandara Soetta. Seorang pelaku berinisial S bahkan mengaku sebagai seorang porter dari maskapai penerbangan Lion Air.
"Saya awalnya enggak mau mencuri, tetapi saya malah diancam akan dipukul dan digebukin, akhirnya ya saya ikutin. Katanya ini kan hasilnya buat sama-sama," tutur S. "Ini saya sudah kerja dari 2014. Saya porternya Lion Air."
Aksi pencurian barang di bagasi pesawat ini rupanya tidak dilakukan satu orang. Pencurian itu melibatkan sejumlah orang dalam, salah satunya petugas keamanan maskapai.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Aszhari Kurniawan, pencurian dilakukan sesaat sebelum koper atau barang lain diangkut masuk ke pesawat. Berdasarkan pengakuan tersangka, kejahatan itu bahkan sengaja dilakukan disertai adanya ancaman dari petugas senior ke junior.
"Kita menahan empat tersangka, di antaranya adalah petugas keamanan maskapai, maskapai ya, bukan petugas keamanan bandara, itu berbeda," kata Aszhari. "Kami masih terus mengembangkan, ada lagi yang akan kami tangkap."
Seperti diketahui, polisi hingga kini telah mengamankan 4 orang tersangka. Lebih lanjut, Aszhari menjelaskan bahwa pihaknya menduga masih ada tersangka lain yang dinilai sebagai otak tindakan pencurian tersebut.
(wk/)