Mengenal Terapi Chiropractic yang Bikin Putri Mantan Pejabat BUMN Meninggal
Nasional

Putri mantan pejabat BUMN meninggal setelah diduga menjadi korban malapraktik sebuah klinik terapi chiropractic.

WowKeren - Nama putri mantan Vice President Communication PT PLN Persero Alfian Helmy Hasjim, Allya Siska Nadya mendadak menjadi perbincangan hangat. Bagaimana tidak, wanita 33 tahun itu harus meregang nyawa setelah menjadi dugaan malapraktik yang dilakukan oleh sebuah klinik terapi chiropractic di Jakarta. Lalu apa chiropractic itu sendiri?

Chiropractic merupakan sebuah terapi kesehatan yang berfokus pada gangguan sistem muskuloskeletal dan sistem saraf. Terapi ini sendiri biasanya digunakan untuk mengobati keluhan muskuloskeletal, termasuk sakit punggung, sakit leher, nyeri pada sendi lengan atau kaki dan sakit kepala.

Karena bentuknya terapi, maka chiropractic bersifat drug-free atau tanpa menggunakan obat-obatan. Oleh karena itu, dokter yang melakukan chiropractic agaknya harus menguasai dengan betul keterampilan diagnosis yang luas serta bagian muskuloskeletal tubuh manusia.


Terapi chiropractic memang legal di Amerika Serikat, namun sayangnya terapi ini justru belum dikenal oleh dunia kedokteran Indonesia. "Yang saya tahu, chiropractic tidak masuk dalam nomenklatur atau tata nama di kedokteran, khususnya ortopedi. Masuk diagnostik pun tidak, apalagi tindakan," ujar dr Luthfi Gatam.

Sementara itu, terapi chiropractic yang menewaskan Allya dilakukan oleh dr Randall Cafferty yang ternyata tak punya ijin resmi praktik di Indonesia. Pasalnya, di AS sendiri nama Randall justru tercatat bermasalah terkait pelanggaran "unprofessional conduct" dan "conviction of a crime" yang pernah dilakukannya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!