Ahok Minta Dinkes DKI Segel Klinik Chiropractic, dr Randall Sudah Kabur Duluan
Nasional

Ahok meminta klinik Chiropractic First tempat Allya menjalani terapi tak hanya ditutup namun langsung disegel.

WowKeren - Putri mantan Vice President Communication PT PLN Persero Alfian Helmy Hasjim, Allya Siska Nadya diduga meninggal karena menjadi korban malapraktik dari klinik terapi chiropractic. Hal tersebut pun berhasil menyita perhatian publik hingga membuat Dinas Kesehatan DKI akhirnya turun tangan.

Seperti yang telah diketahui, chiropractic merupakan pengobatan tradisional asal Amerika Serikat yang belum terlalu dikenal di Indonesia. Oleh karena itu, Dinkes DKI berencana untuk mengecek semua izin praktik dari klinik pengobatan untuk sistem muskuloskeletal dan sistem saraf ini.

"Dia di Amerika dimasukkan dalam pengobatan ke pengobatan tradisional. Izinnya harusnya ke kita. Tapi karena ada orang asingnya dia mesti ke Kemenkes," ujar Kepala Dinkes DKI Jakarta, dr Koesmedi Priharto, SpOT. "Makanya ini mau saya lihat dulu perizinannya semua."


Untuk Klinik Chiropractic First, tempat Allya mendapatkan terapi telah mendapatkan ancaman penutupan dari Dinkes DKI. Namun, Gubenur DKI Jakarta Basuki T Purnama atau Ahok justru meminta klinik tersebut langsung disegel.

"Mereka mengakui bahwa tidak punya izin apa pun di situ," ungkap Kadis Kesehatan (Kadinkes) DKI Kusmedi. "Tadi pagi saya lapor ke Pak Gubernur, diinstruksikan untuk disegel dan diberhentikan."

Sementara itu, dr Randall Cafferty yang menangani Allya itu tak diketahui keberadaannya dan telah meninggalkan Jakarta setelah kejadian tersebut. Randall sebelumnya pernah tersangkut kasus serupa di AS hingga izin praktiknya dicabut.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!