Korps Marinir meminta maaf kepada publik dan keluarga korban atas insiden pemukulan yang melibatkan anggotanya
- Tim WowKeren
- Rabu, 13 Januari 2016 - 20:48 WIB
WowKeren - Korps Marinir meminta maaf setelah terjadi insiden pemukulan seorang anak berusia 12 tahun yang dilakukan oleh salah satu anggotanya. Insiden ini terjadi pada Minggu (10/1) karena bocah berinisial T tersebut kepergok mencuri burung anggota Marinir tersebut.
"Kita juga komitmen dengan penegakan disiplin. Kepada publik dan keluarganya kami mohon maaf. Kami menyesalkan," jelas Kadispen Kormar Letkol Marinir Suwandi dilansir dari detik Rabu (13/1). "Seperti saya sampaikan tadi semua pengobatan akan ditanggung oleh pelaku."
Suwandi menambahkan bahwa Marinir juga akan menjamin keamanan keluarga korban atas kejadian ini. Mediasi pun sudah dilakukan antara pihaknya dan juga pihak keluarga korban.
"Mediasi sudah dilakukan oleh satuannya bertemu dengan keluarganya. Yang saya dapatkan keluarga menerima (mediasi). Di lokasi itu memang ada jalan raya. Memang di sekitar situ sering ada kemalingan burung dan lainnya," tutur Suwandi.
Suwandi menambahkan bahwa kasus yang menimpa anak kelas 6 SD ini masih dalam tahap pengusutan. Tapi Suwandi juga membenarkan bahwa korban berinisial T itu memang kepergok mencuri burung hingga akhirnya ditangkap saat akan kabur.
"Korban memang ketangkap tangan melakukan itu (mencuri). Dia kemudian kabur membawa kabur burung. Dan kemudian anak itu jatuh dan burungnya kelihatan," tutup dia.
(wk/)