BIN Disebut Kecolongan Bom Sarinah, Netter Minta Sutiyoso Mundur
Nasional

Kepala BIN, Sutiyoso diminta untuk mundur karena dinilai kecolongan soal serangan bom Sarinah.

WowKeren - Serangan bom dan penembakan terjadi di Indonesia. Kamis (14/1), bom bunuh diri meledak di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat. Akibat insiden tersebut, sejumlah orang menjadi korban tewas dan luka.

Sutiyoso sebagai kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tidak tinggal diam. Ia tampak mendatangi lokasi kejadian dan mengerahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan.

Meski begitu, warga tampaknya tetap tidak puas. Banyak yang menyebutkan jika serangan tersebut terjadi karena BIN kecolongan. Bahkan di media sosial, netter yang merasa kecewa ramai-ramai meminta Sutiyoso untuk mundur dari jabatannya.


"Serangan bom Sarinah bukti BIN tak becus kerjanya, seharusnya Sutiyoso mundur," tulis salah satu netter. "Perasaan waktu itu anonymous udah bilang deh bakal ada teror di jakarta? BIN kagak kerja?" imbuh yang lain.

Sementara itu, ISIS telah mengklaim sebagai pihak yang berada di balik serangan tersebut. Kepolisian juga telah berhasil mengendalikan situasi dan menangkap pelaku. Dari tujuh orang tersangka, empat berhasil dilumpuhkan sedangkan tiga lainnya tertembak mati.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!