Keluarga pelaku bom Thamrin Dian Juni Kurniadi alias Afif meminta maaf ke rakyat Indonesia dan keluarga korban.
- Tim WowKeren
- Senin, 01 Februari 2016 - 10:58 WIB
WowKeren - Tragedi serangan bom yang terjadi di kawasan Thamrin, Jakarta beberapa waktu lalu masih menyisakan duka bagi banyak orang. Tidak terkecuali untuk keluarga dari salah satu pelaku Dian Juni Kurniadi alias Afif.
Sang ayah, Sutopo mengungkap jika ia masih sangat bersedih karena kematian putranya. Pria tersebut mengaku terkejut dan tidak menyangka Dian terlibat dalam serangan yang menewaskan sejumlah orang itu.
"Dia itu anaknya pendiam, enggak pernah bergaul sama tetangga. Kehilangan saya, wong tulang punggung," ujar Sutopo usai menghadiri acara "Masyarakat Mendukung Pemerintah Menumpas Terorisme" baru-baru ini. "Yang saya tahu dia kerja sebagai mekanik di Kalimantan, sudah lima tahun ini."
Tidak hanya itu, sang istri yang saat itu tampak mendampingi Sutopo juga tampak tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Mereka mengaku sangat menyesalkan perbuatan putranya tersebut dan meminta maaf untuk seluruh rakyat Indonesia tertama untuk keluarga korban.
"Saya mengucapkan maaf kepada masyarakat Indonesia atas kesalahan anak saya," ujar Sutopo. "Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada presiden, bapak kapolri, bapak kapolda, densus dan bapak kapolres yang telah membantu mempulangkan anak saya dengan aman."
Sementara itu, dalam acara tersebut, Sutopo dan istri merupakan satu-satunya keluarga pelaku bom Thamrin yang bersedia hadir. Ia mewakili yang lain untuk menyampaikan permintaan maaf.
(wk/)