Selain KPI, KPAI Ikut Himbau Televisi Tak Tayangkan Sinetron Berbau Kekerasan
TV

Komisi Perlindungan Anak Indonesia mengkhawatirkan pengaruh buruk tayangan sinetron untuk anak-anak.

WowKeren - Sinetron masih menjadi salah satu tontonan favorit warga Indonesia. Dinilai banyak memberikan dampak buruk, sinetron Indonesia kerap mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Tak hanya itu, kini Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga ikut memberikan himbauan untuk sinetron Indonesia.

KPAI menilai sinetron sekarang banyak menayangkan adegan kekerasan. Hal ini dianggap berbahaya bagi anak-anak Indonesia. Belum lagi banyak anak-anak yang akhirnya menirukan adegan dalam sinetron yang mereka tonton.

"Tayangan sinetron ini berdampak ketika anak melihat sinetron yang penuh dengan tindakan kekerasan, maka anak akan mengikutinya," jelas Maria Ulfah Anshor selaku Komisioner KPAI. Pihak KPAI mengimbau pihak terkait untuk menghentikan penayangan sinetron.


KPAI mengaku sering mendapat pengaduan dari masyarakat yang meminta pencabutan tayangan sinetron. Tapi setelah ditegur, kebanyakan pihak televisi hanya menghentikan sementara dan kembali tayang dengan nama yang berbeda tapi isinya tetap sama.

Tayangan sinetron dinilai bisa memberikan pengaruh buruk pada tumbuh kembang anak. Namun sangat disayangkan, media televisi saat ini tidak memerhatikan hal itu. Sebagai media pendidikan, seharusnya pihak televisi memberikan tayangan yang bermanfaat bagi anak-anak.

Menurut Muhammad Heychael selaku Direktur Remotivi, televisi sekarang hanya memposisikan penonton sebagai alat untuk memperoleh keuntungan. Sehingga tidak memerhatikan porsi tayangan yang bermanfaat bagi anak-anak. "Yang dilihat media hanya ranah ekonomi. Dia (televisi) tak akan memerhatikan kalangan anak karena hanya melihat daya beli," ujar Muhammad.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait