Rio Haryanto diharuskan membayar uang muka sekitar Rp 45,5 miliar untuk bisa berlaga ke F1 namun masih terkendala biaya.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 06 Februari 2016 - 11:28 WIB
WowKeren - Usaha Rio Haryanto untuk bisa berlaga di Formula 1 tampaknya tak semulus perkiraan. Kendala biaya masih menjadi permasalahan utama yang dihadapi pembalap berusia 23 tahun itu.
Untuk bisa ikut dalam Formula 1, Rio diharuskan membayar uang muka sebesar 3 juta Euro (sekitar Rp 45,5 miliar). Total, Rio harus bisa menyediakan dana sebesar 15 juta Euro (sekitar Rp 227 miliar).
"Memang benar. Nanti malam deadline," ujar Gatot S. Dewa Broto, perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). "Apakah Rio jadi apa nggak? Kami akui masih ada kendala pembayaran uang muka."
Sebenarnya, Kemenpora telah memberikan jaminan dana sebesar Rp 100 miliar. Jaminan tersebut telah ditandatangani melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Namun, dana tersebut tidak bisa langsung turun dikarenakan kendala birokrasi.
Kemenpora juga telah berkoordinasi dengan pihak ibu Rio mengenai masalah ini. "Kami telah melakukan komunikasi dengan ibunya Rio (Indah Pennywati). Mereka baru siap dana sebanyak 1 juta Euro (sekitar Rp 15 miliar). Padahal uang muka minimal 3 juta euro," tambahnya.
Selain pemerintah, Pertamina juga akan memberikan jaminan pada Rio. Namun meski telah mendapatkan jaminan dari pemerintah dan Pertamina, sistem pencairan dana tersebut masih terkendala sejumlah hal.
Padahal langkah Rio untuk bisa mencetak sejarah Indonesia di Formula 1 musim 2016 hanya tinggal selangkah saja. Akankah impian Rio untuk bisa berlaga di Formula 1 bisa terwujud? Semoga saja.
(wk/)