AIRC-Unair mengaku siap mengembangkan vaksin untuk Zika dalam waktu enam bulan.
- Tim WowKeren
- Senin, 08 Februari 2016 - 11:55 WIB
WowKeren - Virus Zika menyerang sejumlah negara di dunia, terutama di Afrika dan Asia. Bahkan, 22 negara telah masuk ke travel warning yang dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC).
Baru-baru ini, Avian Influenza Research Center Universitas Airlangga (AIRC-Unair) Surabaya membantu untuk mengatasi virus ini. Mereka siap jika ditugasi pemerintah untuk membuat vaksin Zika.
Ketua AIRC Unair, Chairul Anwar Nidom mengatakan jika pihaknya membutuhkan waktu untuk mengembangkan vaksin tersebut. "Kami hanya membutuhkan waktu selama enam bulan untuk bisa menghasilkan vaksin Zika," ujar Chairul.
Chairul menambahkan, jika untuk membuat vaksin ini pihaknya membutuhkan kerja sama dengan PT Bio Farma Bandung. Ia juga menjelaskan jika vaksin Zika diperkirakan akan lebih mudah dibuat jika dibandingkan dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang memiliki struktur virus lebih rumit.
AIRC Unair yakin bisa menciptakan vaksin ini dengan mudah karena berpengalaman membuat vaksin untuk penyakit tropis lainnya. Antara lain seperti, vaksin flu burung, vaksin MERS dan vaksin flu haji dan umroh (SARS).
Sementara itu, Chairul juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu khawatir pada penyebaran virus ini. Zika bisa diantisipasi dengan menjaga daya tahan tubuh menggunakan rempah-rempah dan makanan sehat.
(wk/)