Ibu mertua juga membeberkan kronologi saat mendiang Nur Yanthi merasa lemas hingga mulut berbuih.
- Tim WowKeren
- Rabu, 10 Februari 2016 - 19:10 WIB
WowKeren - Beberapa saat lalu kisah pilu dari pria asal Medan bernama Afrizal sempat menarik simpati publik. Saat itu, Afrizal menceritakan jika istrinya telah meninggal dunia diduga karena keracunan krim pemutih wajah ketika sedang hamil.
Curhatan yang diunggah di Facebook itu langsung menjadi viral hingga membuat keluarga Afrizal bingung. "Kami bingung kok sampai sejauh ini, sampai masuk koran lagi," ungkap Husna Ningsih (43) selaku ibu dari Afrizal.
Husna pun menceritakan kronologi menantunya yang bernama Nur Yanthi Nadhinna itu meninggal dunia. Nur Yanthi diketahui merasa lemas dengan mulut berbuih pada Sabtu (6/2) pagi. Keluarga membawanya ke rumah kerabat karena diduga keguguran, kemudian dilarikan ke RSUD Dr Pirngadi.
"Pasien masuk tanggal 6 Februari pukul 15:52 WIB. Selanjutnya dilakukan operasi caesar pada pukul 17:55 WIB. Yanthi melahirkan bayi laki-laki dengan berat 1,5 kg," ujar Humas RSUD Pirngadi Medan Edison Perangin-angin. Ia juga mengungkapkan saat itu kondisi Nur Yanthi sudah menurun.
Nur Yanthi akhirnya meninggal dunia pada Senin (8/2) pukul 14:00 WIB setelah dirawat 2 hari. "Pihak rumah sakit tidak dapat membeberkan diagnosa pasien. Tapi kalau keluarganya sudah diberitahu, ya itu hak mereka untuk membukanya ke publik," lanjut Edison.
Setelah Nur Yanthi dirawat di IGD, Nano selaku paman Afrizal menjelaskan bahwa mereka sempat diberitahu tentang kondisi Nur Yanthi. Saat itu, kondisi Nur Yanthi sudah parah karena keracunan sejak bayinya berusia seminggu dan harus segera dioperasi.
Namun, ternyata Nur Yanthi tak keracunan pemutih wajah. Afrizal hanya berasumsi racun itu dari obat pemutih karena Nur Yanthi memang suka dandan saat hamil. "Tapi bukan karena itu (obat pemutih) keracunannya, kita nggak tahu," ungkapnya.
(wk/)