Pemerintah Palembang menyiapkan festival budaya, acara keagamaan hingga kajian ilmiah untuk momen Gerhana Matahari Total (GMT).
- Tim WowKeren
- Sabtu, 27 Februari 2016 - 17:11 WIB
WowKeren - Momen Gerhana Matahari Total (GMT) disambut secara gegap gempita oleh Pemerintah Kota Palembang. Sejumlah acara telah disiapkan untuk momen istimewa yang dijadwalkan terjadi pada 9 Maret 2016 tersebut.
Bukan hanya festival GMT, namun salat gerhana secara berjamaah juga menjadi salah satu agenda di Palembang. Rencananya, salat gerhana tersebut akan dilakukan di Masjid Agung. "Telah disiapkan beberapa lokasi yang nantinya banyak dihadiri umat Islam," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan Irene Camelyn Sinaga pada Sabtu (27/2/2016).
Selain itu, masyarakat juga bisa menikmati sejumlah hiburan yang berkaitan dengan GMT. Pemerintah Palembang telah menyiapkan festival budaya, kajian ilmiah, sejumlah acara keagamaan dan lain-lain. "Jadi akan ada acara keagamaan, festival budaya dan mitos, hingga pengamatan ilmiah," tambahnya.
Bukan hanya umat Islam yang akan dimanjakan saat menikmati momen GMT di Palembang namun juga masyarakat Tionghoa. Warga Tionghoa memiliki mitos tersendiri terkait gerhana matahari yang nantinya akan disuguhkan dalam pertunjukan di atas panggung.
Tak main-main, pemerintah benar-benar mempersiapkan momen GMT ini dengan matang. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengungkapkan pemerintah telah membenahi sejumlah tempat wisata untuk menyambut GMT diantaranya Kampung Arab, Jembatan Ampera, Pulo Kemaro dan Benteng Kuto Besak.
Alex Noerdin berharap usaha ini bisa semakin menarik minat wisatawan untuk mau menyaksikan GMT di Palembang. Karena itulah pihaknya berusaha menyiapkan semuanya sebaik mungkin termasuk sarana transportasi. "Karena di sini semuanya ada, dan penerbangan tidak ada kendala dari manapun," ujar Alex Noerdin.
(wk/)