BCA Akan Pungut Biaya Cek Saldo, YLKI: Setiap Bulan Kan Ada Biaya Administrasi
Nasional

YLKI merasa BCA tak perlu memungut biaya untuk cek saldo karena setiap bulan ada biaya administrasi.

WowKeren - PT. Bank Central Asia Tbk (BCA) saat ini tengah merencanakan untuk mengambil pungutan biaya setiap kali nasabah cek saldo di seluruh Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Rencana itu pun ditolak mentah-mentah oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Pasalnya, pengecekan saldo sudah merupakan hak nasabah untuk memastikan tak ada kesalahan pada uang mereka. Ketua Pengurus Harian YLKI Sudaryatmo pun merasa BCA tak bisa begitu saja memberlakukan pemungutan biaya tanpa persetujuan nasabah.

Sudaryatmo juga berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertugas sebagai lembaga pengawas perbankan ikut mengatur penarikan biaya atas setiap transaksi. Ia menganggap rencana BCA itu tak jelas karena setiap bulan sudah ada biaya administrasi sendiri.


"Ini pengenaan biaya tidak jelas sekali, kan bank setiap bulan sudah menarik biaya administrasi," ujar Sudaryatmo dilansir dari Liputan 6, Senin (7/3). "Nah, biaya administrasi itu buat apa saja kalau bukan digelontorkan juga ke biaya operasional ATM."

BCA diharapkan bisa mencari solusi lain untuk pembengkakan biaya operasional dan perawatan ATM itu. "Solusinya bukan cuma dikenakan biaya, makanya edukasi dong nasabah kita supaya jangan cek saldo melulu, karena bank harus efisien," ungkapnya.

"Tapi pada dasarnya, cek saldo adalah hak konsumen untuk mengetahui setiap transaksi yang terjadi di rekeningnya, apakah ada yang janggal atau tidak," sambung Sudaryatmo. Sementara itu, pungutan biaya yang masih direncanakan BCA ini berupa Rp 1.000 setiap kali cek saldo.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait