Jokowi merasa prihatin dengan situasi kemanusiaan di Palestina yang semakin memburuk.
- Tim WowKeren
- Senin, 07 Maret 2016 - 10:51 WIB
WowKeren - Saat ini Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (KTT LB OKI) ke-5 tengah digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (7/3). KTT LB OKI dibuka dengan pidato dari orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas pun mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Indonesia yang bersedia menjadi tuan rumah. Sebelumnya, KTT LB OKI rencananya akan digelar di Maroko. Namun, karena merasa tak siap akhirnya Indonesia yang terpilih.
Presiden Palestina menyampaikan terima kasih kpd Indonesia yg telah bersedia menyelenggarakan #KTTLuarBiasaOKI ke-5 pic.twitter.com/Zas0KMu1CV
— Sekretariat Negara (@KemensetnegRI) March 7, 2016
Jokowi pun prihatin dengan keadaan di Palestina saat ini. "Kita dan dunia prihatin dengan memburuknya situasi di Palestina sekarang. Banyak kebijakan sepihak dan ilegal, serta hukuman kolektif Israel semakin menyulitkan rakyat Palestina," ungkapnya.
Tak hanya itu saja, situasi kemanusiaan di Palestina juga hingga kini semakin memburuk. Para umat muslim yang hendak beribadah di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem pun ikut dibatasi. Sebab itu, Jokowi ingin KTT LB OKI ini bisa menemukan solusi dari permasalahan tersebut.
"Rakyat Palestina semakin tidak berdaya, situasi kemanusiaan di wilayah-wilayah pendudukan semakin memburuk," tutur Jokowi. "Apabila OKI tidak bisa menjadi bagian dari solusi Palestina, maka keberadaan OKI menjadi tidak relevan lagi."
(wk/)