Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyempatkan diri untuk melayat ke rumah Ketum PGRI, Sulistyo.
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 Maret 2016 - 14:42 WIB
WowKeren - Kabar duka tengah menyelimuti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Ketua umumnya, Sulistyo meninggal dunia akibat menjadi korban dalam kebakaran yang terjadi di Rumah Sakit TNI AL Mintoharjo, Bendungan Hilir, Jakarta.
Selasa (15/2) pukul 11:30 WIB, jenazah Sulistyo telah sampai di rumah duka di Jalan Karangingas Raya Nomor 8, Tlogosari Kulon, Semarang. Sejak pagi pelayat telah banyak memenuhi rumah keluarga Sulistyo, termasuk pejabat dan wali kota Semarang. Sejumlah karangan bunga juga tampak berjejer, termasuk dari Seskab Pramono Anung dan Mendikbud Anies Baswedan.
Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga menyempatkan untuk hadir dan melayat. SBY yang saat itu tengah menjalani rangkaian Tour de Java menyempatkan diri mampir ke Semarang setelah mendengar kabar duka tersebut.
Didampingi oleh ibu Ani Yudhoyono dan putranya Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) tiba sekitar pukul 11:30 WIB. Ia juga ikut melakukan salat jenazah. Kesedihan terlihat jelas di wajah SBY, mantan presiden RI itu bahkan sempat menangis saat mengingat almarhum.
"Kita semua kehilangan salah seorang putra bangsa terbaik, seorang yang sangat mencitai (profesi) guru, berjuang untuk nasib kesejahteraan dan kemampuan guru," ujar SBY. "Saya selama sekitar 7 tahun bersama-sama almarhum Pak Sulistyo memikirkan pendidikan kita, kesejahteraan guru kita dan peningkatan kemampuan. Kita semua kehilangan bukan hanya keluarga beliau, bukan hanya jajaran PGRI tapi juga bangsa dan negara."
Rencananya jenazah Sulistyo akan dimakamkan di Banjarnegara. SBY tidak bisa ikut menghantarkan ke peristirahatan terakhir karena harus melanjutkan tur.
(wk/)