Suhu panas terus bertambah setiap bulannya hingga puncaknya terjadi di Februari 2016.
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 Maret 2016 - 15:03 WIB
WowKeren - Bumi kini tengah dalam keadaan darurat. Dengan perubahan iklim yang tak menentu, Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun menunjukkan dampak dari pemanasan global yang semakin cepat terjadi di planet ini.
NASA mengungkapkan, Februari 2016 memecahkan rekor sebagai bulan terpanas sepanjang sejarah. Suhu panas di Februari ini naik hingga 1,35 derajat celcius. Sedangkan, Juli 2015 yang sebelumnya dibilang sebagai bulan terpanas hanya naik 0,75 dejarat celcius dari rata-rata.
"Yang lebih luar biasa, Februari 2016 mengalahkan Februari sebelumnya (selama puncak El Nino 1997-1998) dengan kenaikan suhu 0,47 derajat celcius," ujar meteorolog Dr. Jeff Masters di blognya. Tampaknya, kenaikan suhu panas itu kini terjadi setiap bulan.
Sebelumnya, pada Januari 2016 disebutkan jika suhu panas naik 1,14 derajat celcius dari rata-rata. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan Desember 2015 yang naik 1,10 derajat celcius. Dr. Jeff dan rekannya, Bob Henson, merasa kini dunia sedang dalam darurat iklim.
"Hasil ini merupakan kejutan sesungguhnya, pengingat lain dari kenaikan jangka panjang dalam suhu global diakibatkan dari gas rumah kaca yang dihasilkan manusia," terang Dr. Jeff dan Bob. "Kita seperti tengah berada dalam darurat iklim sekarang ini."
(wk/)