Kemenlu mengungkapkan KBRI Islamabad melaporkan tak ada WNI yang menjadi korban bom di Lahore, Pakistan.
- Tim WowKeren
- Senin, 28 Maret 2016 - 10:51 WIB
WowKeren - Presiden RI Joko Widodo ikut berduka atas tragedi bom di Lahore, Pakistan, yang banyak merenggut nyawa anak-anak dan perempuan pada Minggu (27/3) kemarin. Bom bunuh diri tersebut telah menewaskan sedikitnya 65 orang dan 300 korban luka-luka.
Jokowi mengucapkan rasa bela sungkawa sekaligus mengutuk aksi pelaku bom tersebut di Twitter, Senin (28/3). "Indonesia mengutuk keras serangan bom di Lahore. Teror atas nama apapun tidak dibenarkan. Dukacita mendalam utk korban, rakyat Pakistan -Jkw," kicaunya.
Rasa duka juga disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri. Mereka juga mengabarkan tak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban. "Informasi KBRI Islamabad sampai saat ini tidak ada laporan WNI yg jadi korban #LahoreBlast," tulis Twitter Kemenlu.
Bom bunuh diri tersebut terjadi di Taman Gulshan-e-Iqbal dan diklaim dilakukan oleh Kelompok Taliban Pakistan Jamaat-ul-Ahrar. Juru bicara kelompok itu mengungkapkan targetnya adalah masyarakat Kristiani dan mengancam akan melanjutkan serangan.
(wk/)