Juru bicara Teman Ahok mengaku tak ambil pusing terhadap janji dan tantangan Habiburokhman tersebut.
- Tim WowKeren
- Senin, 28 Maret 2016 - 16:57 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman sempat mengungkapkan janjinya terjun dari Monas jika Teman Ahok bisa mengumpulkan 1 juta KTP. Habiburokhman meragukan tim relawan Ahok itu dapat memenuhi syarat Pilgub DKI Jakarta 2017 soal 1 juta KTP.
Mendengar hal ini juru bicara Teman Ahok, Singgih Widyastomo, mengungkapkan bahwa mereka tak terpengaruh ucapan tersebut. Singgih mengaku ucapan Habiburokhman itu bahkan hanya jadi bahan tertawaan mereka.
"Pernyataan seperti itu malah menjadi bahan tertawaan di Sekretariat Teman Ahok," ujar Singgih pada Minggu (27/3/2016) seperti dilansir Tempo. "Apalagi ucapan tersebut kurang etis jika keluar dari seorang politikus."
Singgih juga menanggapi tantangan Habiburokhman soal mengumumkan KTP dukungan terhadap Ahok yang telah terkumpul. Menurutnya, hal itu tak perlu dilakukan karena Teman Ahok berjanji pada para pengumpul KTP untuk menjaga kerahasiaan datanya. Ia juga takut jika diumumkan, data tersebut bisa dimanfaatkan untuk hal yang negatif.
"Pemilik KTP juga minta dirahasiakan, jadi tak sepihak," ungkapnya. "Mereka menyerahkan KTP karena mereka percaya kepada Teman Ahok. Ini soal menjaga kepercayaan."
Menurutnya, benar atau tidaknya Teman Ahok bisa mengumpulkan KTP sebagai syarat maju PIlgub DKI Jakarta 2017 akan terbukti di Komisi Pemilihan Umum. "Kalau ada yang menganggap pengumpulan sejuta KTP itu rekayasa, nanti kan bisa dibuktikan di Komisi Pemilihan Umum," tandasnya.
(wk/)