Ahok kecewa karena angkutan umum tak mau menurunkan tarifnya padahal harga BBM turun.
- Tim WowKeren
- Jumat, 01 April 2016 - 19:26 WIB
WowKeren - Pemerintah memutuskan menurunkan harga BBM untuk Premium dan Solar. Sayangnya, turunnya harga BBM ini tak membuat tarif angkutan umum ikut turun.
Kondisi ini pun dikritisi oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ahok mengecam aksi para sopir yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) karena tak mau menurunkan tarifnya. Padahal, jika BBM naik para sopir ini pasti akan langsung menaikkan tarifnya.
"Organda payah, pas harga BBM naik mereka minta naik," ujar Ahok di Balai Kota, Jumat pada (1/4). "BBM turun enggak mau turun."
Karena itulah, Ahok mengungkapkan bahwa pihaknya berencana mengendalikan transportasi umum dengan TransJakarta. Pemerintah DKI Jakarta berencana menambah armada bus dan akan mengambil alih trayek. "Sekarang semua trayek kami mau ambil," tandasnya.
Menurut rencana, armada-armada baru tersebut ditargetkan tiba di 2016. Ahok berharap dengan penambahan bus dan trayek, transportasi umum di Jakarta bisa lebih diatur dan tak merugikan masyarakat.
Sementara itu, mulai hari ini Pertamina telah menurunkan harga Premium menjadi Rp 6.550 per liter dan Solar menjadi Rp 5.250 per liter untuk wilayah Jawa-Bali. Sedangkan harga di luar wilayah itu adalah Premium menjadi Rp 6.450 per liter dan Solar menjadi Rp 5.150 per liter.
(wk/)