Kepala Polresta Medan Kombes Mardiaz mengungkapkan akan melacak keberadaan siswi SMA yang mengaku sebagai anak Irjen Arman Depari.
- Tim WowKeren
- Kamis, 07 April 2016 - 10:34 WIB
WowKeren - Seorang siswi SMA di Medan sempat memarahi seorang polwan saat ditegur karena melakukan konvoi usai Ujian Nasional (UN). Siswi ini dihentikan oleh Ipda Perida Panjaitan saat mengendarai mobil Honda Brio berwarna hitam dengan kap belakang terbuka. Namun bukannya kapok, siswi tersebut malah marah mengancam Ipda Perida dan mengaku sebagai anak Irjen Arman Depari, Deputi Bidang Pemberantasan BNN.
Ternyata, Kepala Polresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengungkapkan bahwa pengakuan siswi tersebut hanyalah bohong belaka. Kombes Mardiaz menuturkan pihaknya sudah mengkonfirmasi hal ini dengan Irjen Arman yang langsung membantahnya. Menurut Mardiaz, Arman Depari hanya memiliki anak laki-laki dan berada di Jakarta.
"Barusan saya ditanyai terkait anak perempuan yang mengaku anaknya. Pak Arman bilang sama sekali tidak mengenal anak tersebut," ujar Mardiaz pada Rabu (6/4/2016). "Ketiga anaknya laki-laki dan semuanya sekolah di Jakarta."
Saat ini polisi tengah berusaha melacak keberadaan siswi tersebut. Mardiaz mengungkapkan pihaknya akan memberitahukan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan nantinya.
"Rencana tindak lanjut, Satlantas akan mengejar pemilik kendaraan tersebut dan akan melakukan pemeriksaan," tambahnya. "Hasilnya nanti kita kabari."
(wk/)