Puluhan Tentara Filipina Tewas, 4 Diantaranya Dipenggal Abu Sayyaf
Nasional

Baku tembak dilaporkan baru saja terjadi antara tentara Filipina dan kelompok militan Abu Sayyaf.

WowKeren - Tentara militer Filipina terlibat baku senjata dengan kelompok militan Abu Sayyaf dalam usahanya membebaskan 18 sandera. Baku senjata ini terjadi di wilayah Filipina Selatan.

18 tentara Filipina dilaporkan tewas dalam pertempuran itu. Juru bicara militer regional, Mayor Filemon Tan, mengungkapkan 4 dari 18 tentara tersebut tewas karena dipenggal anggota kelompok Abu Sayyaf.

"Pasukan Joint Task Grup Basilan melakukan operasi militer di Provinsi Basilan," ujar Mayor Filemon Tan. "Mereka melakukan kontak dengan 120 orang pasukan Abu Sayyaf di bawah pimpinan Hapilon dan Furuji Indama."

Kolonel Benedict Manquiquis mengungkapkan kelompok Abu Sayyaf mendapatkan keuntungan lebih dalam pertempuran itu karena berada di tempat tinggi. Sehingga tentara Filipina dapat dengan mudah ditembaki oleh kelompok Abu Sayyaf.


"Saat itu, kelompok kami maju untuk menyerang mereka," ujar Benedict Manquiquis. "Dalam perjalanan, mereka disergap kelompok Abu Sayyaf."

"Musuh berada di lokasi yang lebih tinggi sehingga tidak ada seorang pun tentara kami yang bisa melarikan diri untuk mencari perlindungan," tambahnya. "Mereka tetap bisa ditembaki dengan senjata berat dan alat peledak rakitan."

Sementara itu 10 WNI yang ditahan oleh Abu Sayyaf dikabarkan tak ada di wilayah Basilan saat baku tembak terjadi. "10 WNI yang ikut ditahan oleh kelompok Abu Sayyaf diketahui tidak berada di Basilan," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Armanata Natsir pada Minggu (10/4/2016).

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait